You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan SALAMREJO
Kalurahan SALAMREJO

Kap. Sentolo, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEB SITE KALURAHAN SALAMREJO

Pengajian Aparat Kapanewon Sentolo: Perkuat Iman dan Kerukunan Umat Beragama

Admin Kalurahan 13 Februari 2026 Dibaca 26 Kali
Pengajian Aparat Kapanewon Sentolo: Perkuat Iman dan Kerukunan Umat Beragama

Salamrejo - Aparat Kapanewon Sentolo melaksanakan Pengajian Rutin Bulan Februari Tahun 2026 pada Jumat (13/02/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Kalurahan Sentolo. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi aparatur pemerintahan di wilayah Kapanewon Sentolo.

Hadir sebagai pembicara, Surahmanto, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kulon Progo, yang menyampaikan materi bertema “Nikmat yang Diberikan Allah SWT adalah Iman.”

Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa iman merupakan nikmat terbesar yang harus dijaga dan dipelihara. Salah satu cara merawat iman adalah dengan rutin mengaji. Ia mengingatkan agar belajar agama dilakukan secara konsisten dan bertahap.

Pentingnya Dekat dengan Ulama dan Orang Saleh

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa bersyukur atas terselenggaranya pengajian di lingkungan kapanewon merupakan hal yang patut diapresiasi. Beliau mengingatkan, akan datang suatu masa ketika orang-orang menjauhi orang saleh atau ulama sebagaimana menjauhi hewan buas. Jika itu terjadi, maka akan ada konsekuensi besar, di antaranya:

1. Dicabutnya keberkahan dari hasil pekerjaan

2. Munculnya pemimpin yang zalim

3. Seseorang meninggal dunia tanpa membawa iman

Pesan Ziarah di Bulan Ruwah

Memasuki bulan Ruwah, masyarakat dianjurkan untuk berziarah dengan niat yang benar. Ziarah bukan untuk meminta kepada yang telah wafat, melainkan untuk mendoakan dan mengingat kematian sebagai pengingat diri.

Menguatkan Kerukunan Umat Beragama

Dalam sesi akhir, Ketua FKUB Kulon Progo menyoroti pentingnya menjaga kerukunan umat beragama. Ia menyampaikan bahwa ancaman ketidakrukunan saat ini justru kerap muncul dari internal masing-masing kelompok.

Kerukunan, tegasnya, bukan berarti mencampuradukkan ajaran atau keyakinan, tetapi saling menghargai dan menjaga batas-batas keyakinan masing-masing.

Beliau juga menjelaskan bahwa pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan, yakni minimal terdapat 90 calon pengguna serta persetujuan minimal 60 orang dari lingkungan sekitar.

Mengakhiri tausiyahnya, beliau mengajak seluruh aparatur untuk menjadi pelopor penyebar “virus-virus kerukunan” di tengah masyarakat, demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis di Kapanewon Sentolo.

Kegiatan pengajian berlangsung khidmat dan penuh perhatian dari seluruh peserta yang hadir.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image